Jumat, 26 April 2013

PENGERTIAN ORIENTASI OBJEK ( Lury Oryamayanti Clara / 111112746 )

____ORIENTASI OBJEK____


A.     Pengertian Orientasi Objek

     Objek adalah kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas dan mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas tersebut. Pengertian berorientasi objek berarti pengorganisasian perangkat lunak sebagai kumpulan dari objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya. Konsep fundamental dalam analisis sistem berorientasi objek adalah objek itu sendiri.

B.     Karakteristik Objek dan Kelas Objek

    Setiap objek mempunyai identitas yang dapat diukur dan memiliki nilai yang bertujuan untuk membedakan entitas antara satu objek dengan objek lain. Pada objek terdapat sifat konkrit yang melekat pada identitas objek tersebut yang berfungssi untuk membedakan setiap objek walaupun nilai atributnya hampir sama atau identik.
Objek yang terbagi dalam atribut, operasi, metode, hubungan, dan makna yang sama akan membentuk sebuah kelas yang merupakan wadah bagi objek yang dapat digunakan untuk menciptakan objek, atau dengan kata lain suatu kelas objek menggambarkan kumpulan dari objek yang mempunyai sifat (atribut), perilaku umum (operasi), relasi umum dengan objek lain dan semantik umum. Fungsi kelas objek adalah mengumpulkan data (atribut) dan perilaku (operasi) yang mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup.
Objek Identitas berarti bahwa data diukur mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas disebut Objek.Objek dapat kongkrit, seperti halnya arsip dalam sistem, atau konseptual seperti kebijakan penjadualan dalam multiprocessing pada sistem operasi. Setiap objek mempunyai sifat yang melekat pada identitasnya. Dua objek dapat berbeda walaupun bila semua nilai atributnya

Kelas Objek

  Kelas merupakan gambaran sekumpulan Objek yang terbagi dalam atribut, operasi, metode, hubungan, dan makna yang sama. Suatu kegiatan mengumpulkan data (atribut) dan perilaku (operasi) yang mempunyai struktur data sama ke dalam satu grup.Kelas Objek merupakan wadah bagi Objek. Dapat digunakan untuk menciptakan Objek.  Objek mewakili fakta/keterangan dari sebuah kelas.


Beberapa istilah yang berhubungan dengan objek antara lain :

Atribut
  Atribut menggambarkan data yang dapat memberikan informasi mengenai kelas atau objek dimana atribut tersebut berada.

1.      Metode

   Metode adalah subprogram yang tergabung dalam objek bersama – sama dengan  atribut. Metode dipergunakan untuk pengaksesan terhadap data yang terdapat dalam objek tersebut. Sering juga disebut sebagai procedure atau function.

2.      Message

   Message merupakan cara untuk berhubungan antara satu objek dengan objek lain dengan cara mengikirimkan pesan oleh suatu objek kepada objek tertentu.

3.      Operasi

     Fungsi di dalam kelas yang dikombinasikan ke bentuk tingkah laku kelas suatu objek

Properti Objek
    
Layanan (Service)

      Metode atau operasi yang berfungsi untuk memanipulasi objek itu sendiri.
Fungsi atau transformasi yang dapat dilakukan terhadap objek atau dilakukan oleh objek. Dapat berasal dari:

Event
       aktivitas atau aksi keadaan
    
Fungsi
   
       kelakuan dunia nyataContoh: Read, Write, Move. Copy. Dan sebagainya.
Klasifikasi Objek
Objek dapat dibedakan menjadi:

    ADT (Abstract Data Type), Definisi dan kelas dimana komponen type menjadi atribut dan fungsi primitif menjadi operasi/metode/lavanan.

   Mesin ,Objek pasif yang punva status yang akan diaktifkan oleh objek lain. Fungsi primitif pada mesin merupakan mekanisme transisi yang mengubah suatu status ke status lain.

    Proses,Objek aktif yang mempunvai urutan kendall’ (thread of control).

C. Metodologi Berorientasi Objek
     Dalam metodologi berorientasi objek terdapat tiga cara yang sering digunakan antara lain :

1.    Encapsulation(pengkapsulan)
      Encapsulation merupakan dasar untuk pembatasan ruang lingkup program terhadap data yang diproses  Data dan prosedur atau fungsi dikemas bersama-sama dalam suatu objek, sehingga prosedur atau fungsi lain dari luar tidak dapat mengaksesnya.
Data terlindung dari prosedur atau objek lain, kecuali prosedur yang berada dalam objek itu sendiri.

2.   Inheritance(Pewarisan)

    Inheritance adalah teknik yang menyatakan bahwa anak dari objek akan mewarisi data/atribut dan metode dari induknya langsung. Atribut dan metode dari objek dari objek induk diturunkan kepada anak objek, demikian seterusnya.
    Inheritance mempunyai arti bahwa atribut dan operasi yang dimiliki bersama di antara kelas yang mempunyai hubungan secara hirarki.
    Suatu kelas dapat ditentukan secara umum, kemudian ditentukan spesifik menjadi subkelas. Setiap subkelas mempunyai hubungan atau mewarisi semua sifat yang dimiliki oleh kelas induknya, dan ditambah dengan sifat unik yang dimilikinya.
       Kelas Objek dapat didefinisikan atribut dan service dari kelas Objek lainnya. 
 Inheritance menggambarkan generalisasi sebuah kelas

Contoh :

Sedan dan Sepeda Motor adalah subkelas dari Kendaraan Bermotor. 
     Kedua subkelas mewarisi sifat yang dimiliki oleh Kendaraan Bermotor, yaitu mempunyai mesin dan dapat berjalan.
    Kedua subkelas mempunyai sifat masing-masing yang berbeda, misalnya jumlah  roda, dan kemampuan untuk berjalan mundur yang tidak dimiliki oleh sepeda motor.

3.  Polymorphism(Polimorfisme)

    Polimorfisme yaitu konsep yang menyatakan bahwa seuatu yang sama dapat mempunyai bentuk dan perilaku berbeda.
      Polimorfisme mempunyai arti bahwa operasi yang sama mungkinmempunyai perbedaan dalam kelas yang berbeda.
     Kemampuan objek-objek yang berbeda untuk melakukan metode yang pantas dalam merespon message yang sama. 

Seleksi dari metode yang sesuai bergantung pada kelas yang seharusnya menciptakan Objek
Keuntungan Metodologi Berorientasi Objek

    Meningkatkan produktivitas,Karena kelas dan objek yang ditemukan dalam suatu masalah masih dapat dipakai ulang untuk masalah lainnva yang melibatkan objek tersebut (reusable).
    Kecepatan pengembangan,Karena sistem yang dibangun dengan baik dan benar pada saat analisis dan perancangan akan menyebabkan berkurangnva kesalahan pada saat pengkodean. 
     Kemudahan pemeliharaan, Karena dengan model objek. pola-pola yang cenderung tetap dan stabil dapat dipisahkan dan pola-pola yang mungkin sering berubahubah.
  Adanva konsistensi,Karena sifat pewarisan dan penggunaan notasi yang sama pada saat analisis, perancangan maupun pengkodean.
   Meningkatkan kualitas perangkat lunak, Karena pendekatan pengembangan lebih dekat dengan dunia nvata dan adanva konsistensi pada saat pengembangannva, perangkat lunak yang dihasilkan akan mampu memenuhi kebutuhan pemakai serta mempunvai sedikit kesalahan.
Beberapa Metode Berorientasi Objek
Ada beberapa metode pengembangan perangkat lunak berorientasi objek yang sudah dikenal, dan diantaranva adalah:

    Object Oriented Analysis (OOA) dan Object Oriented Design (OOD) dari Peter Coad dEdward Yourdon [1990].
     Object Modeling Technique (OMT) dan James Rumbaugh, Michael Blaha, William Premerlan, Frederick Eddy dan William Lorensen [1991]  Object Oriented Software Engineering (OOSE) dan Ivar Jacobson [1992]
    Booch Method dan Grady Booch [1994]
    Sritrop dan Steve Cook dan John Daniels [1994].
    UML (Unified Modeling Language) dari James Rumbaugh. Grady Booch dan Ivar Jacobson [1997].

D. Pemodelan Berorientasi Objek

     Sebuah model objek menangkap struktur statis dari sistem dengan menggambarkan objek dalam system. Model berorientasi objek lebih mendekati keadaan nyata, dan dilengkapi dengan penyajian grafis dari sistem yang sangat bermanfaat untuk komunikasi dengan user dan pembuatan dokumentasi struktur dari sistem Dari sisi desain, pemodelan berorientasi objek menggunakan tiga macam model antara lain :

     1.    Model Objek
      
     Model objek yaitu menggambarkan struktur statis dari suatu objek dalam sistem dan relasinya yang berisi diagram objek yaitu suatugraph dimana node-nya adalah kelas yang mempunyai relasi antar kelas.

    2.    Model Dinamik

     Model dinamik yaitu menggambarkan aspek dari sistem yang berubah setiap saat yang dipergunakan untuk menyatakan aspek kontrol dari sistem yang berisi state diagram yaitu suatugraph dimananode-nya adalahstate danarc adalah tarnsisi antarasta te yang disebabkan oleh event.

    3.     Model Fungsional
       Model fungsional yaitu menggambrakan transformasi nilai data di dalam sistem yang flow diagram yaitu suatugraph dimananodenya menyatakan proses danarc-nya adalah aliran data. Untuk mempermudah dalam pemodelan abstrak dan pembuatan perancangan program maka digunakan diagram objek untuk melengkapi notasi grafik dalam pemodelan objek, kelas dan relasinya dengan yang lain.

Perangkat Pemodelan

       Perangkat pemodelan merupakan salah satu ciri pendekatan terstruktur. Perangkat pemodelan adalah suatu model yang digunakan untuk menguraikan sistem menjadi bagian-bagian yang dapat diatur dan mengkomunikasikan ciri konseptual dan fungsional kepada pengamat.
Peran perangkat pemodelan :
    
    a.     Komunikasi
          Perangkat pemodelan dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara pemakai dengan analis    
          sistem dalam pengembangan sistem.
    b.     Eksperimentasi
          Pengembangan sistem bersifat trial and error
    c.     Prediksi
          Model meramalkan bagaimana suatu sistem akan bekerja

Jenis Perangkat Pemodelan:
Diagram Arus Data (DFD), Menunjukkan proses yang dijalankan data dalam sistem Kamus Data, Definisi elemen data dalam sistem.
Entity Relationship Diagram (ERD), Model penyimpanan data dalam DFD.
State Transition Diagram (STD), Menunjukkan keadaan tertentu dimana suatu sistem dapat ada dan transisi yang  menghasilkan keadaan tertentu yang baru. STD digunakan untuk sistem yang real time.
Unified Modelling Language (UML), Digunakan untuk pemrograman berorientasi objek.

E.   Struktur Objek dan Hirarki Kelas
       Struktur kelas pada sistem berorientasi objek dibagi atas dua, yaituWhole– Part Structuredan Gen – Spec Structure. Pada Whole-Part Structure memperlihatkan hirarki dari suatu   kelas sebagai komponen dari kelas lain yang disebut juga sebagai sub objek. Contohnya, kelas Mobil adalahWhole dan komponennya Mesin, Rangka, dll merupakan Part1, Part 2, …, Partn. Sedangkan Gen – Spec Structure memperlihatkan kelas sebagai spesialisasi dari kelas di atasnya. Kelas yang mempunyai sifat umum disebutGeneral i zation, Superclassatau Topclass, sedangkan kelas yang mempunyai sifat khusus disebutSpecialization. Contohnya, kelas Mobil adalah Generalization, sedangkan Sedan, Truk, Minibus, dll merupakan Specizlization1, Specialization2, …, Specializationn, yaitu kelas yang mempunyai sifat khusus.






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar